Kabar  

Muhiddin Kukuhkan Karang Taruna RW

Muhiddin Kukuhkan Karang Taruna RW

MAJENE, PAREPOS.FAJAR.CO.ID — Sedikitnya 10 Pengurus inti Karang Taruna Rukun Warga (RW) se-Kelurahan Pangali-ali Kecamatan Banggae dilantik di Aula Kelurahan Pangaliali, kemarin.

Dari 20 pengurus ini, didominasi para pemuda pemudi dinilai memiliki kemauan untuk memajukan Kelurahan dan RW di Kelurahan Pangaliali tersebut.

“Setelah pengukuhan ini, para Karang Taruna RW tentu banyak koordinasi dengan Karang Taruna Kelurahan,” pinta Muhiddin Ketua Karang Taruna Salamaq Kelurahan Pangaliali.

Dituturkan, tujuan koordinasi setelah melantik Karang Taruna RW, agar dapat meneruskan kepengurusan Karang Taruna kelurahan yang masa baktinya akan berakhir pada April 2024 mendatang.

“Semangat kepada Karang Taruna  RW cukup beri 10 pemuda Insya Allah kita akan ubah Kelurahan Pangali-ali menjadi lebih baik ke depan,” tutur Muhiddin.

Sementara Sekretaris Camat Banggae Hifni Zakaria sekaligus pengurus Karang Taruna Kabupaten Majene menyampaikan, karang taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial untuk masyarakat khususnya generasi muda.

“Ke depan dengan adanya karang taruna di Kelurahan Pangali-ali yang tersebar di seluruh RW, kami sangat yakin program atau kegiatan Karang Taruna akan selalu tampil terdepan,” paparnya.

Ia menilai, sangat tepat ketika salah satu kegiatan di Kelurahan Pangali-ali dikawal dan dilaksanakan Karang Taruna Salamaq Kelurahan Pangali-ali.

“Itu juga salah satu imbauan kami di kecamatan, ketika ada kegiatan non fisik, tolong Karang Taruna digandeng, karena dialah yang berbaur di tengah masyarakat secara langsung,” pinta mantan Lurah Pangaliali itu.

Ia berharap, dengan dilantiknya Karang taruna RW se-Kelurahan Pangali-ali, maka Karang Taruna sebagai tenaga penggerak pembangunan kesejahteraan sosial yang memiliki peranan besar dalam pembangunan masyarakat untuk dapat meningkatkan potensi dan peran aktifnya.

“Tentu diperlukan upaya koordinasi, kolaborasi, komunikasi dan kerjasama antar karang taruna. Apapun yang akan terjadi tampil lah ditengah masyarakat dalam pendampingan, tampillah bagaimana menjadi downside fixing (Solusi bagi permasalahan) apa saja yang ada di lapangan. Keikhlasan, kesukarelaan dan asas kesetiakawanan sosial itulah Karang Taruna,” pungkasnya. (edy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *