Kabar  

Masalah Abrasi, Ketua Karang Taruna Sangkarrang Minta Dukungan Appropriate | Koran Makassar

Masalah Abrasi, Ketua Karang Taruna Sangkarrang Minta Dukungan Appropriate | Koran Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Abrasi adalah suatu proses alam yang berupa pengikisan tanah di daerah pesisir pantai yang disebabkan oleh ombak dan arus laut yang sifatnya merusak. Atau abrasi bisa disebut juga dengan erosi pantai.

Terkait masalah beberapa pulau yang masuk di wilayah Kota Makassar mengalami abrasi yang cukup parah. Seperti Pulau Barang Caddi, Pulau Bonetambung, Pulau Lumu – Lumu, Pulau Langkai, dan Lanjukang.

Dimana pulau – pulau ini masuk dalam kawasan Kelurahan Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar.

Rusli Ketua Karang Taruna Kecamatan Sangkarrang menyebutkan, abrasi terparah tahun lalu terjadi di Pulau Bonetambu RW 03 RT 05.

“Akibat abrasi ada 5 rumah warga yang terdampak dan mengalami kerusakan bahkan rubuh,kami tidak ingin terjadi kedua kalinya untuk tahun ini” jelas Rusli, kamis (18/01)

Sebenarnya masalah abrasi sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Akan tetapi masih belum mendapatkan respon atau tanggapan.

baca juga : Hari Ibu Nasional, Ketua Karang Taruna Sulsel: Doa Bunda Adalah Kekuatan Untuk Kami Mengabdi

Rusli pun mengharapkan adanya perangkat pemerintah yang memiliki tanggung jawab appropriate dan moril.dan menjadi perhatian bagi SKPD terkait agar kepulauan Sangkarra menjadi prioritas pembangunan Tanggul.

“Setiap tahun kami mengalami abrasi pantai, lama-lama pulau kami habis Karena terkikis ombak,” tambahnya.

Diakhir Rusli menambahkan bahwa warganya setiap tahun mengusulkan permohonan bantuan tanggul di SKPD dalam kegiatan Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan diadakan.

“Tetapi nyatanya tidak pernah ada realisasi, warga kami setiap masuk musim hujan begini selalu grew to become as quickly as-became as quickly as karena kadang ombak besar tengah malam menghantam rumah kami,” tutupnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *