Kabar  

KKN Tematik 2024 di Sumedang Libatkan 2.510 Mahasiswa dari 51 Perguruan Tinggi

KKN Tematik 2024 di Sumedang Libatkan 2.510 Mahasiswa dari 51 Perguruan Tinggi

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumedang berkolaborasi dengan banyak perguruan tinggi di Jawa Barat dan Banten, terus digeber.

Tahun 2024 menjadi tahun kedua KKN ini berlangsung di Sumedang. Waktu KKN ini memang lebih lama dari KKN pada umumnya, namun dampaknya diharapkan lebih besar untuk kesejahteraan masyarakat.

KKN Tematik Gotong Royong Membangun Desa (GRMD) putaran ke-2 Tahun 2024 ini akan dilaksanakan awal Februari, dengan melibatkan 2.510 mahasiswa dari 51 Perguruan Tinggi di Jawa Barat dan Banten.

Ribuan mahasiswa itu akan disebar ke 244 desa dan 7 kelurahan di Kabupaten Sumedang.

“KKN Tematik ini wujud konkret gotong royong di desa untuk membangun desa dengan lima Indikator,”kata Penjabat Bupati Sumedang Herman Suryatman usai melakukan rapat konsolidasi terkait KKN Tematik di Aula DPMD, Rabu, (17/1/2024).

Herman mengatakan, kelima indikator tersebut yakni, membantu menangani kemiskinan, mencegah stunting, meningkatkan daya saing desa dengan One Village One Product, mendorong inovasi di desa dengan program One Village One Inovation dan meningkatkan site Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).

“Harapannya, setelah program ini berlangsung,masyarakat makin sejahtera, makin mandiri dan pelayanan publik makin berkeadilan di tingkat desa,” katanya.

Menurutnya, KKN Tematik merupakan kolaborasi Pemda Kabupaten Sumedang dengan 51 perguruan tinggi, dunia usaha, BUMD dan pemerintah desa. “Semua bahu membahu membangun desa. Kalau kolaborasi, gotong-royong tidak ada hal yang tidak bisa kita atasi,” ujarnya.

Herman menambahkan, hasil evaluasi pelaksanaan KKN Tematik Putaran pertama tahun 2023 di 26 desa dinilai sangat membantu dalam kualitas pembangunan dan pemberdayaan desa termasuk publik supplier di desa.

“Hasil pelaksanaan KKN Tematik yang kemarin semua desa menonjol. Masyarakat miskin ektrem di 26 desa diedukasi hingga masyarakat literasinya meningkat. Selain itu, dari 26 desa itu tidak ada stunting yang baru,” ujarnya.

Ketua APDESI Kabupaten Sumedang Welly Sanjaya pada kesempatan tersebut mengaku siap berkolaborasi dengan Pemkab Sumedang dalam mendorong kelima sasaran utama dari pelaksanaan KKN Tematik GRMD.

“Konsolidasi ini bagian dari persiapan pelaksanaan KKN Tematik GRMD Putaran Kedua. Kami sudah konsolidasikan berbagai hal untuk menyasar lima goal indikator KKN GRMD Tahun ini,” katanya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *