Kabar  

Kisah Belwika dan Rohani Pinjam KUR ke BNI Kembangkan Kerupuk Ikan Khas Palembang di Batam

Kisah Belwika dan Rohani Pinjam KUR ke BNI Kembangkan Kerupuk Ikan Khas Palembang di Batam

TRIBUNBATAM.id –  Musik dendang Malaysia mengalun lembut dari dalam sebuah rumah di Jalan Kavling Nato Berseri Blok A4 Nomor 43, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Selasa (13/9/2022) siang.

Di dalam rumah itu, ada lima ibu rumah tangga tampak serius mengemas kerupuk sambil menikmati alunan music bernuansa melayu ini.

Di hadapan mereka, ada ribuan kerupuk yang sudah digoreng dan dimasukan dengan rapi dalam bungkus plastik transparan. Kemasan kerupuk ini diberi merek berlogo tiga bintang.

Di bawah brand bintang tertulis ‘ Kerupuk Ikan Khas Palembang Cap Bintang Terang, Enak dan Gurih’.

Pemilik usaha kerupuk ikan Cap Tiga Bintang adalah sepasang suami istri bernama Belwika (40) dan Rohani Hutajalu (44).

Mereka mengembangkan usaha kerupuk ikan setelah mendapatkan permodalan dari Financial institution BNI Cabang Batam.

“Kami akhirnya bisa mengembangkan usaha ini setelah mendapatkan bantuan permodalan dari financial institution BNI,” kata Rohani kepada Tribun Batam di teras rumahnya.

Belwika, suami Rohani mengatakan, awalnya dia tidak meyakini bisa mendapatkan bantuan pinjaman modal usaha dari Financial institution BNI.

“Soalnya kita belum punya usaha waktu itu, kita cuma punya kos-kosan. Tapi teman saya menyarankan, coba aja dulu. Eh akhirnya kita coba usahakan dan ternyata disetujui oleh pihak Financial institution. Kini usaha kita sudah jalan,” ucap Rohani.

Setiap hari, 600 ratus bungkus kerupuk ikan khas Palembang Cap Bintang Terang itu dipasarkan ke kios-kios di dalam wilayah Kota Batam. Kios-kios tersebut antara lain berada di Sagulung bahkan hingga Piayu.

Mereka bekerja sama dengan motoris keliling memasarkan kerupuk tersebut. Mannequin kerja samanya, motoris membeli kerupuk tersebut dengan harga modal, kemudian memasarkannya ke kios-kios langganan mereka. Per satu bungkus yang terjual, motoris akan mendapatkan keuntungan Rp 1000.

Seorang motoris yang memasarkan kerupuk ikan khas Palembang Cap Bintang Terang bernama Ujang. Dia sehari-hari berjualan tahu keliling dengan menyelipkannya kerupuk ikan. Dengan itu, dia bisa menambah penghasilan dari berjualan tahu keliling. Hasilnya pun cukup lumayan dalam menambah pemasukan untuk keluarga.

Kerupuk ikan khas Palembang Cap Bintang Terang yang dipasarkan para motoris keliling sangat digemari konsumen.

Bahkan kalau sedang mendung atau hujan, kerupuk tersebut bisa ludes cepat. Cita rasanya yang khas, membuat kerupuk tersebut digemari. Malah ada pelanggan yang setiap hari datang memesan langsung ke rumah Rohani dan Belwika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *