Kabar  

Gus Muhdlor: Karang Taruna Harus Jaga Sinergitas dengan Pemdes

Gus Muhdlor: Karang Taruna Harus Jaga Sinergitas dengan Pemdes

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengatakan bahwa karang taruna merupakan salah satu kader dalam pembangunan yang dimiliki negara. Oleh karenanya peran karang taruna sangat dibutuhkan pemerintah bagi kemajuan pembangunan.

Hal itu disampaikan Gus Muhdlor dalam Sarasehan Karang Taruna se-Kecamatan Gedangan di kantor kecamatan setempat. Kegiatan tersebut juga dihadiri seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Gedangan.

Gus Muhdlor menjelaskan karang taruna notabenenya organisasi kepemudaan plat merah (pemerintah). Untuk itu seyogyanya karang taruna terus berkiprah demi kepentingan bangsa. Hal itu dapat dimulai dari lingkup terkecil yakni desa. Diharapkan karang taruna yang ada disetiap desa dapat membangun desanya.

BACA JUGA:
94 Ribu Wajib Pajak Sidoarjo Manfaatkan Program Penghapusan Denda PBB

“Semoga sarasehan ini menjaga sinergitas serta meningkatkan koordinasi antara anggota Karang Taruna dengan kepala desa untuk mengabdi di desanya masing-masing,” ucapnya, Sabtu (1/4/2023).

Ia berharap karang taruna dapat terus berkontribusi untuk kemajuan bangsa. Karang taruna diharapkan dapat menjaga sinergi yang ada. Karang taruna desa dapat memperkuat koordinasi dengan kepala desa. Hal itu penting demi kemajuan pembangunan desa.

“Anggota karang taruna desa ibarat anak dari kepala desa, oleh karenanya sebagai anak tidak boleh berani sama orang tuanya, begitu juga sebagai orang tua harus perhatian kepada anaknya,” imbuh putra KH Agoes Ali Masyhuri itu.

BACA JUGA:
Ombudsman RI: Nilai Sidoarjo Tertinggi Kedua di Jatim

Masih dikatakan Gus Muhdlor bahwa investasi bangsa tidak hanya pada pembangunan fisik saja. Namun juga pada SDM generasi muda penerus bangsa.

Seperti halnya SDM pemuda pemudi yang tergabung dalam organisasi karang taruna seperti ini. Untuk itu sudah sepatutnya pemerintah desa dapat meningkat SDM anggota Karang Taruna yang dimiliki. Salah satu dengan mencantumkan program peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) karang taruna pada APBDdes nya.

Kartar desa yang mengikuti sarasehan di Pendopo Kecamatan Gedangan

“Sebenarnya investasi terbesar kita ini bukan hanya pada pembangunan fisik, bukan hanya pada pembangunan infrastruktur tetapi pada pembangunan SDM ini, ya anak muda anak muda ini,” tukasnya.

Gus Muhdlor berharap anggota karang taruna paham akan jati dirinya. Dikatakannya jati diri karang taruna adalah bagian dari komponen pembangunan desa. Oleh karenanya karang taruna sudah selayaknya membantu membangun desa.

Konsistensi berkarya bagi pembangunan desa dapat terus ditunjukkan anggota karang taruna. Salah satunya tentang pemberdayaan desa. Bagaimana menciptakan desa mandiri menjadi salah satu tugas karang taruna yang saat ini juga menjadi konsentrasi pemerintah.

BACA JUGA:
Bupati Sidoarjo Serahkan Kunci Rumah Program Bedah Rumah Baznas

“Harus tahu jati diri bahwa karang taruna adalah salah satu komponen pembangunan desa, sudah selayaknya tidak “berhadapan” langsung dengan desa tapi kemudian masuk sesuai arah pembangunan desa,” ujarnya.

Sementara Ketua Karang Taruna Sidoarjo Abdul Mughis menyatakan karang taruna sebagai accomplice dari pemerintah daerah akan siap terjun langsung di tengah masyarakat untuk menyukseskan program pemerintah.

Khususnya yang berkaitan dengan tupoksi dari karang taruna itu sendiri. “Kami akan selalu koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa guna mewujudkan pembangunan bagi kepentingan masyarakat,” paparnya.

BACA JUGA:
Gus Muhdlor: Flyover Aloha Sidoarjo Insya Allah Rampung 2024

Termasuk dalam Ramadan ini, lanjut dia, dirinya bersama pengurus melakukan safari ramadan bersama masing-masing karang taruna dari kecamatan. Pihaknya mencoba menghubungkan kembali komunikasi mana yang terputus dari temen-temen kecamatan dengan camat setempat.

“Termasuk karang taruna yang ada di desa maupun kelurahan dengan kepala desanya, kita coba memperbaiki kembali dan jangan sampai tabrakan, antara karang taruna dengan kades atau lurahnya,” pungkas mantan aktifis PMII Sidoarjo itu. [isa/suf]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *