Kabar  

BRIN Bersama PGRI Gelar Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah

BRIN Bersama PGRI Gelar Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah

BANGKAPOS.COM – Bambang Patijaya selaku anggota DPR RI komisi VII Dapil Babel melakukan kolaborasi dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) mengadakan pelatihan terbuka khusus untuk guru dari berbagai jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/Sederajat tentang penulisan karya tulis ilmiah di Lodge Santika, Bangka Tengah.

Dalam hal ini, SMA Negeri 3 Pangkalpinang tak kalah eksis untuk ikut serta dalam pelatihan tersebut. Sebanyak 10 orang guru SMA Negeri 3 Pangkalpinang menjadi perwakilan untuk mengikuti pelatihan karya tulis ilmiah ini dengan penuh semangat dan bahagia.

Selanjutnya, Bambang Patijaya berharap dengan diadakan kegiatan ini selain dapat menambah ilmu dan wawasan guru terkait karya tulis ilmiah, hal ini juga dapat menjadi gebrakan baru bagi guru untuk melakukan penelitian lebih banyak lagi dan
lebih dalam lagi di dalam dunia pendidikan.

Dr. Yeyen Nurhamiyah menjadi sosok yang menginspirasi para guru untuk lebih giat lagi dalam melakukan penelitian.

Selain menjadi narasumber terkait karya tulis ilmiah, dalam kesempatan ini beliau juga berbagi cerita kepada semua peserta terkait suka dan duka dalam melaksanakan penelitian.

Seperti yang kita ketahui, penelitian bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Jarang sekali penelitian yang dapat berhasil dalam satu kali penelitian saja. Bahkan jika satu kali gagal, bukan berarti kita sebagai peneliti harus berhenti.

Peneliti harus mencoba membuka pintu lainnya agar penelitian tersebut dapat berhasil dan sesuai dengan harapan.

“Boleh salah, tetapi tidak boleh mengalah,” kata Dr. Yeyen Nurhamiyah.

Menurutnya penelitian-penelitian yang dilakukan oleh para guru dalam dunia pendidikan tidak boleh berhenti terhadap satu hal saja.

Masih banyak hal yang dapat dilakukan oleh guru dalam tujuan memajukan pendidikan melalui karya dalam sebuah tulisan.

Saat ini, berdasarkan Variety of science & engineering articles printed in peer-reviewed journals in 2018, Indonesia berada diurutan ke 40 dalam daftar negara yang paling banyak melakukan penelitian.

Hal ini jauh sekali jika dibandingkan dengan negara China yang menjadi urutan 1 dalam daftar negara yang paling banyak melakukan penelitian yakni sebanyak 20.67 persen.

Hal ini menjadi sebuah pengingat bagi rakyat Indonesia sendiri betapa minimnya penelitian yang dilakukan oleh warga negara Indonesia.

Selanjutnya, diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini, Ketua Umum PGRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibu Dra. S.R. Kunlistiani berkata bahwa para guru harus kembali termotivasi untuk melakukan penelitian baik dari hal yang kecil sampai ke hal yang besar.

Apalagi dalam dunia pendidikan, banyak hal yang harus diteliti agar permasalahan-permasalahan yang ada di dunia pendidikan sedikit demi sedikit mulai teratasi dengan baik.

Hal tersebut tidak berlaku hanya untuk para guru saja, namun dengan diadakannya kegiatan ini para guru juga dapat membagi ilmu serta wawasan yang telah didapat kepada para peserta didik dari berbagai jenis kalangan agar dengan diperkenalkannya
dunia penelitian ke peserta didik.

“Mereka akan terpacu untuk melakukan sebuah penelitian besar nantinya dan dapat bermanfaat tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain di masa yang akan datang,” tambahnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *